Nulis apasih emangnya? Gak nulis yang aneh-aneh sih, cuma nulis semua komentar-komentar dan pendapat dosen tentang keadaan politik di Indonesia yang saat ini lagi amburadul aja. Padahal fokus hari ini tuh tentang apa itu ilmu politik dan pendekatan-pendekatan apa aja yang dipake sama ilmu politik. Dan isi catetan Ayu hari ini sama sekali gak ngebahas tentang itu.
Satu yang paling menarik dan sampai sekarang masih bikin kepikiran, tentang definisi adil.
Yang dibilang adil tuh yang bagaimana sih?
Semua orang dapat hak dan kewajiban yang sama? Dapat perlakuan yang sama? Adil gak sih kalo semua orang dapat imbalan yang sama besar padahal kontribusinya sedikit? Awalnya saya langsung berteriak enggak dalam hati, tapi terus dosen saya melanjutkan kata-katanya. "Jadi, kalo para pejabat negara yang mengabdi untuk rakyat menikmati uang negara yang lebih banyak (re: korupsi) adil dong? Kan kontribusi mereka untuk negara ini lebih besar dibanding rakyat biasa pada umumnya?"
Kalo menurut kalian, definisi adil itu bagaimana?
Alhamdulillah saya mulai menikmati jadi mahasiswa FISIP,
Ayu Suwardi.
Satu yang paling menarik dan sampai sekarang masih bikin kepikiran, tentang definisi adil.
Yang dibilang adil tuh yang bagaimana sih?
Semua orang dapat hak dan kewajiban yang sama? Dapat perlakuan yang sama? Adil gak sih kalo semua orang dapat imbalan yang sama besar padahal kontribusinya sedikit? Awalnya saya langsung berteriak enggak dalam hati, tapi terus dosen saya melanjutkan kata-katanya. "Jadi, kalo para pejabat negara yang mengabdi untuk rakyat menikmati uang negara yang lebih banyak (re: korupsi) adil dong? Kan kontribusi mereka untuk negara ini lebih besar dibanding rakyat biasa pada umumnya?"
Kalo menurut kalian, definisi adil itu bagaimana?
Alhamdulillah saya mulai menikmati jadi mahasiswa FISIP,
Ayu Suwardi.

